Isu yang Pernah Ditangani / Isu yang Diminati:

Pasangan dan Relasi Romantis (pacaran/ menikah); Trauma; Kekerasan Berbasis Gender dan Seksualitas (KBGS); Identitas diri; Seksualitas; ADHD dewasa; Relasi anak dengan orangtua; suicidal; self-harm.

Ayu Regina Yolandasari, S.Psi., M.A.

Praktik Konseling Sejak : 2012-2015; 2025

Online / Offline Sessions

Sertifikasi Psikoterapi

Reconnect Compassion Therapy, Acceptance and Commitment Therapy, Queer Affirmative Counseling (MHI, India), Pendidikan Intensif Seksologi level Dasar (Univ. Udayana, Indonesia), Breath Mindfulness Meditation Practitioner (Buddha-CEO Quantum Foundation, India)

Ayu memulai praktik konselingnya sejak lulus sarjana di tahun 2013. Saat itu, Ayu mendapatkan pelatihan dan memberikan layanan konseling di salah satu lembaga di Jakarta yang bergerak di isu gender dan seksualitas. Setelah 2,5 tahun berpraktik, Ayu sempat berhenti untuk menjalani pendidikan magisternya. Berniat untuk kembali melayani konseling, Ayu pun mempersiapkan diri dengan mengikuti beberapa pelatihan konseling, seperti queer affirmative counselling practices dari Mariwala Health Initiative, India, dan Pelatihan Konseling Ad Familia Indonesia. Pada awal tahun 2025, Ayu pun kembali melayani konseling di AFI Counseling Center. Selama berpraktik, Ayu banyak bertemu klien dewasa dan beberapa kali berproses dengan klien usia remaja akhir. Ayu pun saat ini tengah menjadi trainee untuk menjadi terapis Reconnect Compassion Therapy (RCT).

Berkaca dari pengalaman pribadinya sebagai penyintas kekerasan, depresi, dan PTSD, Ayu percaya akan pentingnya sistem dukungan yang mumpuni untuk dapat berpulih dan kembali berdaya. Ayu juga percaya bahwa setiap orang layak dan berhak atas layanan konseling yang aksesibel, setara, dan memberdayakan. Ayu berharap melalui konseling, setiap orang dapat merasa terdukung dalam menjalani proses sulit di hidupnya sehingga ia tidak harus berjuang sendirian. Selain melayani konseling, Ayu juga kerap menjadi pembicara, fasilitator dan konsultan penelitian untuk isu gender, seksualitas, dan kesehatan mental.

Konselor Lainnya

Scroll to Top