Pengalaman tidak punya tempat bercerita membuat Siska terpanggil untuk menjadi seorang konselor. Panggilan yang kuat ini membuat Siska mengambil kuliah psikologi dan sertifikasi konselor. Ketertarikannya pada perkawinan dan keluarga kemudian membawa Siska untuk melanjutkan pendidikannya di Magister Ilmu Keluarga dan Perkembangan Anak.
Siska percaya bahwa setiap individu berhak untuk tumbuh dengan aman dan nyaman. Siska berharap dengan menjadi seorang konselor dirinya bisa menjadi tempat yang nyaman untuk berbagi dan tumbuh bersama.